SHOREA mengadakan pelatihan pengembangan industri kayu bersertifikasi untuk pengelola hutan rakyat dan hutan negara

Jogja, 22 Oktober 2013

Pengelolaan hutan rakyat lestari dengan sertifikat legalitas yang diwajibkan pemerintah dan sertifikat kelestarian secara sukarela di Kabupaten Gunungkidul telah mencapai luasan 815 hektar dengan jatah tebang tahunan mencapai 1500 meter kubik kayu. Sementara itu lebih dari 1800 hektar lahan hutan negara di Kabupaten Gunungkidul telah dikelola masyarakat dalam skema Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, dan Hutan Desa. Dari skema Hutan Kemasyarakatan saja jatah tebang tahunan sudah mencapai 3000 meter kubik kayu gelondongan (log).

Pengelolaan hutan di tingkat tapak telah menunjukkan hasil yang cukup baik dari sisi kelestarian hutan dan produksi kayu. Masalahnya kemudian bagaimana memaksimalkan pendapatan dari perdagangan kayu legal bersertifikat. Paling tidak diperlukan perubahan pola pikir (mindset) untuk mentransformasikan pengelola tegakan hutan menjadi pelaku industri perkayuan. Untuk memfasilitasi proses transformasi tersebut, Perhimpunan SHOREA mengadakan pelatihan pengembangan industri kayu bersertifikasi untuk pengelola hutan rakyat dan hutan negara yang diselenggarakan di Hotel @hom Platinum, Yogyakarta pada tanggal 22 – 23 Oktober 2013.

Exwan Novianto, S.Hut, M.Si, Direktur Eksekutif SHOREA membuka pelatihan
Exwan Novianto, S.Hut, M.Si, Direktur Eksekutif SHOREA membuka pelatihan

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam pengelolaan bisnis kayu sekaligus memfasilitasi kemitraan dengan industri perkayuan. Secara khusus untuk pengelolaan penggergajian kayu (sawmill) akan diberikan materi tentang penyusunan prosedur operasi standar (Standard Operating Procedure) penggergajian dan pengeringan kayu. Pelatihan yang diikuti oleh 28 peserta ini terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Kedubes Jepang di Indonesia. (ZNR)

Berbagi dengan teman:

Share This:

2 thoughts on “SHOREA mengadakan pelatihan pengembangan industri kayu bersertifikasi untuk pengelola hutan rakyat dan hutan negara”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>