Sertifikasi VLK Siap Digarap

Sertifikasi mandatory terkait P.38/2009 mendorong Konsorsium Shorea Arupa bekerja sama untuk mencoba apakah sistem Verifikasi Legalitas Kayu tersebut implementatif di hutan rakyat dan hutan kemasyarakatan. Untuk itu, atas dukungan MFP II, Shorea Arupa membangun lokasi pembelajaran di 3 kabupaten yaitu Blora, Wonosobo, dan Gunungkidul.

“Kami mencoba belajar bersama masyarakat terkait SVLK. Ini kan regulasi pemerintah, tentunya masyarakat seharusnya diberi ruang untuk merespon terkait kebijakan publik ini. Apabila ternyata terdapat permasalahan-permasalahan yang sulit diatasi dalam konteks SVLK dalam pengelolaan hutan skala mikro dan kecil, pemerintah harus merespon,” ungkap Suryanto Sadiyo, koordinator program.

Program ini mengandung kegiatan peningkatan kapasitas parapihak lokal, pembangunan lokasi pembelajaran, dan penyusunan database pembelajaran.

Berbagi dengan teman:

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>