Seriuskah Izin Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu HKm Gunungkidul?

hkmJalan berliku pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) tidak menyurutkan semangat petani hutan di Gunungkidul. Masih menyimpan sedikit semangat, apakah Kementerian Kehutanan serius dalam program HKm pada hutan produksi?

Bagaimana tidak, izin pemanfaatan hasil hutan kayu yang hanya berumur 1 tahun tidak cukup untuk mengurus pengesahan RKT penebangan kayu HKm. Masa izin 1 tahun habis untuk mengurus birokrasi pengesahan RKT di tingkat provinsi.

Ujung-ujungnya saling menyalahkan, baik Kementerian Kehutanan dan pemerintah daerah. Hal yang paling menyedihkan bagi petani hutan HKm. Dengan ketidakberdayaannya, harus berjuang untuk memperoleh hak pemanfaatan kayu.

Saat ini di tahun politik, 2014, perpanjangan izin telah dilayangkan kepada Menteri Kehutanan. Koperasi Tani Manunggal, Koperasi Sedyomakmur, dan Koperasi Sedyolestari telah melayangkan surat resmi pada bulan Desember 2013. Pesimis juga, apakah tahun ini izin tersebut dapat diperpanjang lagi? Rencana penebangan kayu pada Maret 2014 mungkin tidak dapat direalisasikan.

Akhirnya, semoga petani HKm Gunungkidul masih memiliki kesabaran untuk mengelola HKm. Atau mungkin ini akhir dari pengelolaan HKm di Gunungkidul, mengembalikan izin HKm kepada bupati, dan selanjutnya menyerahkan kepada menteri kehutanan.

 

 

Berbagi dengan teman:

Share This: