KUB Menggeliatkan Hutan Rakyat

Usaha produktif yang mengolah kayu dan limbah gergajian diwadahi dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). Wadah tersebut dibentuk di 3 desa dengan konsentrasi produk yang berbeda yaitu kayu gergajian di KUB Mulyo Usaha Lestari Kedungkeris, mebel di KUB Asyik Dengok, dan handycraft di KUB Sepimas Girisekar.

KUB tersebut salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai kayu hutan rakyat. Selama ini sertifikasi hutan rakyat di Gunungkidul belum signifikan dalam memberikan  “premium price” yang menjadi angin segar sertifikasi.

KUB telah mampu memproduksi mebel dan kerajinan yang diekspor. Ini tentunya terlaksana karena kerjasama dengan pengusaha lokal yang telah memiliki pelanggan di eropa.

Berbagi dengan teman:

Share This:

Rencana Umum HKm Separuh Jalan

Lima koperasi sebagai wadah pengelola HKM telah selesai menyusun rencana umum HKm, meliputi Koperasi Tani Manunggal, Sedyomakmur, Sedyolestari, Rimbalestari, dan Kusumatani. Dokumen rencana umum itu sudah dikirim ke dinas provinsi siap untuk disahkan.

Gunungkidul memiliki 10 koperasi HKm, 5 koperasi lainnya belum selesai menyusun rencana umum. Kendalanya pada rekapitulasi inventarisasi pohon yang belum selesai. Mudah-mudahan secepatnya mampu menyusul yang lainnya. Sesuai semboyan mereka “HKm, dari Jogja untuk Indonesia”

Berbagi dengan teman:

Share This: